Selasa, 24 Desember 2013

Kabar Rindu

Bengawan solo...
Senandung bahagia dipenghujung fajar
Kala semilir anginnya membawa kabar rindu
Dan alirannya mengajak kepada keteduhan jiwa
Sementara matahari mengintip dengan wajah merona memancarkan kilauan cahaya
Semuanya menyapa, dan tak pernah berhenti memuji karunia Sang Pencipta

Bengawan Solo...
Kala itu ketika rindu  telah menemukan jalannya
Waktu dia tersenyum padaku
Membisikkan alunan lagu
Rindu... Kala itu dia bilang tak ingin melepasku
Meneriakkan isi hati yang tlah tertanam untukku
Membangunkan lamunanku, mengajak hatiku untuk bersama dia mencari ridho Sang Maha Cinta

Bengawan solo...
Ketika Tuhan menitipkan takdirNya diperbatasan senja
Aku tahu bahwa rencana Tuhan itu indah
Seindah saat pertemuan pertama kita
Kala tatap mata tak bersua membisikkan pesan cinta
menjadi saksi bisu atas rencana Dia Sang Pencipta
tentang kita yang tak lagi belenggu pada penghianatan terhadapNya
Semilir anginnya mengantarkan pesan rasa
Mengalirkan sebuah kata
Dia bilang “dia cinta”

Bengawan Solo...
Jawaban untuk penantian panjang dalam sujudku
Menemukan dia yang memperlihatkanku jalan terang menuju halalnya rindu
Sesederhana hati yang menyambut takdir Tuhan untukku
Sesederhana Tuhan menjawab Rindu
Dipenghujung fajar saat tasbih tak berhenti berseru

Untukmu rindu, kutitipkan selembar memori dalam anugerahNya di Bengawan Solo

--- beberapa waktu yang lalu, ini salah satu puisi yang saya ikut lombakan. walaupun belum menang tapi senang bisa berkontribusi

Selasa, 03 Desember 2013

KAMU DAN PELANGI

Jika kamu bertanya apa sebenarnya kamu?
Kamu seperti pelangi yang kedatangannya membawa kebahagiaan orang yang melihatnya
Kamu seperti pelangi yang saat pasukan hujan berhenti dan menghilang kamu justru  datang membawa jutaan warna penuh mimpi
Kamu seperti pelangi yang jarang terlihat tapi selalu dirindukan oleh manusia
Seperti pelangi?? Yaa itu kamu,, benar-benar seperti pelangi
Menghirup aroma namamu cukup membuatku jatuh cinta
Yang terkadang bisa membuat tawa bahagia
Juga mengukir sejuta gulana, tapi tidak untuk nestapa
Sungguh benar-benar buatku jatuh cinta
Jatuh cinta dengan cara sederhana
Sesederhana bulan setia pada bumi
Sesederhana embun dan pagi hari

Sesederhana hatiku memanggil namamu

Senin, 02 Desember 2013

Kemandirian, sebuah budaya yang belum sepenuhnya dimiliki oleh Putra-Putri Pertiwi

Bisakah kita cek semua peralatan yang ada di rumah kita?
Bisakah kita cek semua kendaraan yang ada di ibukota?
Bisakah kita cek semua gadget yang ada di tangan kita?
Lihatlah, coba sekali-kali lihatlah.. adakah yang made in Indonesia? Pasti ada,, yaa ada tapi tak sebanyak milik mereka (asing)
Hampir semua yang rakyat butuhkan sudah difasilitasi oleh mereka. Putra-putri bangsa dibuat bangga dan terlena dengan segala suapan-suapan yang diberikan oleh mereka. Bukankah katanya Indonesia adalah negeri yang sangat kaya. Jika mau disebutkan, kekayaan alam apa yang dimiliki negara lain sedangkan tidak dimiliki Indonesia? rasanya bisa dihitung dengan hitungan jari. Tanah Indonesia merupakan ladang emas yang tidak akan bisa dimiliki bangsa lain, apapun yang ditanam disana pasti akan tumbuh dengan suburnya. Lautan Indonesia mengandung jutaan mutiara yang memukau dunia. Lantas apa yang menyebabkan Indonesia menjadi sulit untuk bisa menjadi negara maju seperti bangsa lain? Apakah kurangnya peran pemuda dalam pembangunan bangsa? Ataukah kurangnya wadah yang tersedia untuk para pemuda dalam menyalurkan segala pemikiran-pemikiran berilian yang mereka miliki? Padahal sejak dulu bukankah Indonesia sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan, tapi jika dilihat sampai sekarang gedung-gedung pencakar langit yang berdiri dengan tegaknya didominasi oleh perusahaan asing. Hanya saja mereka mempekerjakan rakyat dengan upah yang tidak sebanding dengan keuntungan yang mereka dapatkan. Jangan sampai opini yang menyatakan bahwa rakyat layaknya seorang pembantu dirumahnya sendiri menjadi suatu fakta yang tak dapat dirubah. Oleh karena itu, kita harus mulai menerapkan budaya mandiri.
Jika ingin menjadi mandiri, maka rakyat harus sama-sama memperbaiki kelemahan-kelemahan yang mereka miliki. Soekarno pernah berkata dalam pidatonya dalam HUT Proklamasi 1966, “Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong” (Pidato HUT Proklamasi, 1966 Bung Karno).
Itulah yang disampaikan oleh Bapak Bangsa Indonesia, sudah hampir 68 tahun Indonesia merdeka. Usia yang sudah mulai menua namun ungkapan tersebut belum bisa terhapus dari kehidupan bangsa ini. Sekali lagi, bukan berarti putra-putri bangsa tidak sedang berbuat apa-apa. Mereka sedang berusaha untuk menciptakan karya-karya luar biasa yang ingin mereka persembahkan kepada Indonesia. Jika negara bisa mengakui keberadaan dan kemampuan mereka, bukan mustahil Indonesia bisa menguasai dunia. Biarkanlah mereka berjuang untuk dapat menggenggam dunia. Agar kemandirian menjadi sebuah budaya dan identitas baru yang bangsa ini miliki. jangan lupa, pemerintah juga harus memfasilitasi.
“Innallahu la yu ghoiyiru ma bikaumin, hatta yu ghoiyiru ma biamfusihim”. ” Tuhan tidak akan merubah nasib sesuatu bangsa sebelum bangsa itu merubah nasibnya sendiri”
Tuhan tidak mengasihani sebuah bangsa yang mengasihani dirinya sendiri, namun Tuhan memberikan kasih sayangNya kepada suatu bangsa jika bangsa itu mampu berusaha dan mengharapkan kasih sayang Tuhan atas usaha yang telah dilakukannya.

Yakinilah, sebutir pasir yang dimiliki Indonesia merupakan sebuah permata yang memukau dimata dunia. Jika kala itu kita belum menyadari betapa berharganya negeri ini, sekaranglah tugas kita untuk jangan mengulang kesalahan yang sama. Ingat peran PEMUDAlah yang dibutuhkan Indonesia. Sejauh apapun kaki melangkah,sejauh apapun dunia membuat perubahan  jangan pernah melupakan budaya sebagai identitas bangsa. Karena budaya bangsa merupakan benteng yang dimiliki oleh bangsa itu sendiri. jika benteng itu sendiri tak terjaga maka jangan salahkan kalau mereka bisa masuk kedalam rumah kita sesuka hati. Merubah semua ornamen-ornamen yang ada didalamnya, hingga pada akhirnya kita tak lagi mengenali rumah kita sendiri.

Minggu, 01 Desember 2013

Sujud yang lama tak ku kenali

03.30
Malam sunyi.. gemuruh mengisi.. menjadi teman untukku saat ini
Menanti hujan yang belum ingin turun menemani
Mereka menyapaku dalam sujud yang telah lama tak ku kenali
Damai menjadi saksi bahwa lagi-lagi Allah Rabb-ku membuka jalan untukku kembali
Rasa sakit yang sebelumnya menghampiri rupanya cara Allah memanggilku kembali
Dalam sujud yang rupanya benar-benar dirindukan oleh hati
Bukankah luar biasa cara Allah
Menegur bukan dengan perkataan, tapi menegur dengan cara-Nya sendiri
Karena sejatinya musibah, sakit, kegembiraan itu merupakan cara komunikasi Allah dengan hamba-hambaNya
Walau memang sedikit sekali dari kita yang menyadari

Gembira dilewati sendiri
Sedih malah mencari manusia menjadi penyembuh hati
Sakit mencari dokter yang diharapkan mengobati
Bahkan sering sekali mendzolimi kasih sayang yang Dia beri
Bahasa kasih sayang yang begitu indah
Memberi tahu bukan untuk menyakiti
Melainkan mengetuk pintu hati,, menyadari...
Allah Rabb-ku entah, adakah yang lebih baik dari-Mu?
Kurasa semua makhluk tahu jawabannya
Hanya saja manusia sering sekali tak peduli
Allah Rabb-ku entah, adakah yang lebih lalai dari ku?

Pernah terpikir olehku
Bagaimana Dia membisikkan kata rindu
Rindu meminta hamba-Nya mengadu
Mungkin dari sebuah masalah, penyakit, atau mungkin kegembiraan itu sendiri
Yang sebenarnya ingin Allah Sang Rabbul ‘Alamiin tunjukkan

Dari jutaan cara yang Dia miliki

Jumat, 22 November 2013

perkenalan yang mendatangkan cinta

Bismillah..

Air mata ini ya Rabb,, ampuni kami.. kami hanya merindukannya
Merindukan siraman ruhani dari beliau, merindukan senyum lembut darinya
merindukan tutur kata penyejuk darinya..

Wahai Allah Tuhanku, betapa bersyukurnya aku Kau telah mengizinkanku untuk mengenal dan mencintai beliau

Wahai Allah Rabbku, betapa bersyukurnya aku Kau telah memberikan pintu hidayahMu untukku melalui Beliau

Wahai Allah Tuhanku, betapa bersyukurnya aku selama hampir 3 tahun ini Kau izinkan aku duduk di majelis ilmu yang beliau pimpin

wahai Allah Kau ingat maulid pertamaku, berdzikir bersamanya memuji keAgunganMu menambah kecintaku padaMu


beliau mengajarkan kami bahwa bersholawat kepada nabi-Mu adalah keindahan
beliau mengajarkan kami bahwa memuji ke-AgunganMu adalah kesempurnaan
aku telah menyaksikannya, perjuangan dakwahnya.. baru 3 tahun aku mengenalnya selama itu pula aku tak menemukan wajah penuh kelembutan yang mengingatkanku pada mahabbah kepada-Mu dan rasul-Mu selain dari wajahnya, hingga beliau mengajak kami untuk mengenal sang guru (Al-Habib Umar bin Hafidz) menambah kecintaanku kepada ayah keturunan mereka (Nabi Muhammad SAW)


Guru kami...
nafasnya adalah tasbih untuk-Mu
langkah kakinya untuk menapak Ridho-Mu
ucapannya untuk memuji keAgungan-Mu
berdirinya untuk menegakkan panji dakwah pembawa risalah-Mu
sakitnyapun untuk mahabbah kepada-Mu
baktinya pada sang guru, bukti cinta untuk-Mu dan Rasul-Mu
mengalahkan perputaran waktu yang membunuh setiap sisa nafasnya hanya untuk menegakkan syariat-Mu


Guru kami...
berikanlah sebaik-baik tempatnya bersama para sholihin dan rasulullah
hadirkanlah semangat beliau dalam hati-hati kami untuk meneruskan panji dakwah-Mu 
melalui beliau yang mengajarkan kesempurnaan cinta untuk-Mu dan untuk manusia pilihan (Rasulullah SAW)
kumpulkanlah kami dengan orang-orang yang kami cintai karena Mu.. kumpulkanlah kami bersama Rasulullah dan beliau 

untukmu sang guru Al-Habib Munzir bin Fuad AlMusawa


bahagia mencari ridho Allah bersamamu dan para pecinta lainnya
semoga Allah Ridho dengan apa-apa yang telah banyak kita lalui untuk-Nya
untuk mengharap kasih sayang-Nya

Kamis, 21 November 2013

improper

ngk ada yang mau menjadi pelupa bahkan seorang yang ceroboh.. benar-benar ngk ada yang mau kan??
tapi pernah ngk kita berpikir bagaimana sih perasaan orang-orang itu??
melihat mereka yang dikelilingi oleh pandangan kesal karena kecerobohan mereka
merasakan orang-orang yang terlibat didalamnya marah akan hal yang sedang dibuatnya
merasa benar-benar panik ketika orang lain justru memanfaatkan kecerobohan serta sifat pelupanya dengan mengerjainya

jujur,, hal ini sering saya rasakan
bisa dibilang saya orang yang benar-benar sering lupa bahkan juga ceroboh
kalau boleh memilih, ngk ada keinginanpun untuk saya menjadi pelupa dan ceroboh
kalian tau apa yang kami (pelupa & ceroboh) rasakan ketika harus bolak balik naik turun tangga karena lupa sebuah barang yang akan diambil?
kalian tahu apa yang kami rasakan ketika benar-benar tidak ingat akan benda penting yang kami tinggalkan entah dimana?
kalian tahu apa yang kami rasakan ketika orang-orang itu menyalahkan kami karena sifat kami ini merugikan mereka?
kalian tahu apa yang kami rasakan ketika barang yang kami sering lupa merupakan barang penting yang dipinjamkan oleh seorang teman yang sudah percaya pada kami?
kalian tahu apa yang kami rasakan saat kami mencari-cari barang yang kami lupa tentangnya kalian justru sengaja menyembunyikannya?
kalian tahu apa yang kami rasakan ketika kami berusaha melawan rasa su'udzhan kami kepada kalian yang mungkin saja memanfaatkan kelemahan kami?

sejujurnya rasanya ingin sekali menangis, menangisi kebodohan yang telah kami lakukan
menangis karena tidak bisa mengingat sesuatu yang benar-benar terlupakan itu
rasanya ingin sekali marah terhadap diri sendiri, marah karena kecerobohan yang telah kami lakukan
marah pada kalianpun tidak bisa, yang bahkan malah memanfaatkan kecerobohan saya.. ya karena saya sadar bahwa sepenuhnya itu memang kesalahan saya
hanya berusaha selalu berkhusnuzan kepada kalian bahwa kalian melakukan hal itu hanya untuk mengajari kami untuk lebih berhati-hati

cinta

Bahasa cinta yang kau ajarkan untukku

Bukan dengan lisanmu yang mengungkapkannya, tapi karena kelembutanmu dan kasih sayangmu yang membuatku sadar akan hal itu..

Bahasa cinta yang kau ajarkan itu jauh lebih lembut

Bukannya justru memaksa, tapi menuntunku dan mengajak hatiku untuk berjalan bersama dalam mencintai karena-Nya dan Rasul-Nya

Untukmu sang guru yang Allah telah membukakan pintu hidayah-Nya untukku

Rasa cintaku tak bisa aku buktikan dengan banyaknya air mata yang telah aku keluarkan untuk menangisi kepergianmu

Tapi rasa cintaku adalah meneruskan apa yang telah kau lakukan untuk agama Allah, berusaha mewujudkan mimpimu membentuk kota SAYYIDINA MUHAMMAD SAW bersama kawan-kawan dan bersama para kekasihmu


Untukmu guruku,, sampaikanlah kepada Allah bahwa aku dan semua muslim/ah pengharap rahmat-Nya agar kelak dikumpulkan bersamamu dan juga Rasulullah SAW

Kamis, 31 Oktober 2013

Hari ini?? you can say anything :)

Hari ini Sang Illahi sedang berbaik hati padaku, bukan karena biasanya tidak baik
Namun kali ini aku benar-benar merasakannya..
Pagi ini, selepas aku berpamitan dengan ibuku untuk berangkat kuliah aku dipertemukan dengan seorang kakek dan nenek sedang berjalan pagi di depan kompleks dan sedang bergandeng tangan,
Mesra bukan? Terlebih lagi pagi ini mendung.. menambah keromantisan mereka, membuatku tersenyum sendiri
Belajar dari mereka bahwa cinta sejati tidak mengenal usia.. hehee J
Semoga nantinya aku bisa menjadi seperti itu ^_^

Dijalan lain, masih dipagi yang sama dan mendung yang menyapa
Aku dipertemukan kembali dengan pedagang tanaman keliling
Mendengarnya bersenandung melalui siulan menyebrang di perempatan jalan sambil mendorong gerobak
Nampak tak ada beban.. menjalaninya dengan penuh kegairahan
Seakan merasa tenang karena hari ini ia akan mendapat banyak rezeki dari Tuhan

Satu lagi hal yang rutin aku lihat
Warung soto mungil di tengah ibu kota, kalau kalian pernah melihatnya mungkin kalian akan ragu-ragu memilih tempat itu sebagai tempat makan kalian
Daerah itu jorok, kotor, banyak lalatnya.. tapi tau kah kalian
Rencana Illahi seakan menutupi semua kejorokan itu
warung-warung ini selalu ramai dikunjungi oleh para pegawai kantor, juga para mahasiswa dan pelajar
Tuhan memang sudah menitipkan rezeki-Nya kepada hamba-hamba-Nya, yang penting ngk perlu takut.. berjalanlah mengikuti tuntunan kakimu, karena itu digerakkan oleh Dzat Yang Maha Agung asalkan tujuannya baik -----yaitu mencari rezeki, yang HALAL pastinya


Baru 3 kisah yang ada, masih banyak hal-hal yang mengandung pesan dari-Nya jika kita mau merenunginya.. dan ingat merenung itu penting, karena untuk mengintrospeksi

Kamis, 24 Oktober 2013

Allah Rabb-ku, alasan Kenapa Aku Memulai

Bila cinta datang menghampiri, ku coba untuk menahan segala perasaanku. Bukan karena aku tak mau jatuh cinta ataupun takut untuk jatuh cinta.
Cinta itu tidak salah, karena Allah mana mungkin menciptakan sesuatu secara salah..
Cinta adalah anugerah yang Allah berikan kepada manusia bagi mereka yang dapat menempatkannya dengan baik,
Cinta menjadi hina karena mereka sendiri yang menghinakannya
Tapi cinta begitu suci karena mereka juga yang menjadikannya suci..
Kualitas cinta itu diukur bagaimana seseorang menghargai dan menempatkan rasa cinta yang ada pada dirinya itu untuk mereka yang dicintainya.
Banyak dari kita yang mengekspresikan cinta dengan  begitu fulgarnya, kita yang begitu cepat mengambil keputusan bahwa kita mencintainya.. bukan itu sebenar-benarnya cinta.
Mereka yang mampu untuk berfikir panjang tentang apa yang akan ditimbulkan oleh perasaan cintanya,, mereka yang dapat mempertanggung jawabkan atas cinta yang dia punya kepada pasangannya terlebih lagi kepada Allah Sang Pemilik Cinta itulah sebenar-benarnya cinta.
Cinta juga merupakan suatu jebakan yang sangat halus untuk kita, cinta yang tanpa pikir panjang akan membuat kita terjerumus kedalam cinta palsu
Cinta palsu yang datang dari makhluk yang dimurkai-Ny bukan cinta yang dituntun oleh Allah Yang Maha Cinta

Ketika ku melihat lagi tulisan ini, aku mulai tertawa kecil..
Sedikit berantakan memang... tapi dari sinilah aku mulai sadar  menyukai menulis..
Tak apa jika mereka melihat tulisanku jelek tapii aku bahagia karena setidaknya aku tak pernah malu untuk berusaha memperbaikinya
Seorang manusia harus punya passion, begituu katanyaa
 tidak hanya mengikuti alur kehidupan..
Karena itu adalah awal kesuksesan. Tunjukkanlah kepada Allah tentang seberapa keras diri berusaha agar Allah malu jika Dia tidak dapat memberikan apa yang kita inginkan
Tuhan menunda bukan berarti tidak menyayangi,, Tuhan hanya ingin kita belajar
Tuhan ingin kita belajar untuk memperbaiki diri,
Tuhan ingin kita belajar untuk mengintrospeksi diri,
Tuhan ingin mengajarkan bagaimana untuk bersabar...
Sampai sekarangpun saatku menulis ini, aku juga bukan seorang penulis yang handal
Aku masih sama seperti yang kemarin, aku juga masih belajar..
Hingga pada saatnya aku sudah siap jika Tuhan meridhoi dengan apa yang sudah aku kerjakan
Hal-hal kecil yang aku lakukan kemarin,, sekarang,, bahkan nanti,, soal tulisanku aku yakin Tuhan sedang membentuk rencana indahNya memberi kejutan untukku

untuk-Mu Wahai Allah Tuhanku, alasan kenapa aku memulai


________DM_________

Kamis, 19 September 2013

pada dasarnya semua karena cinta
ia yang mendorong pemiliknya untuk melakukan semuanya yang ia inginkan
tapi cinta yang sederhana adalah cinta yang tak menuntut pemiliknya untuk
melakukan hal-hal yang ia inginkan
cinta sederhana bergerak karena Allah yang menggerakkannya

Sabtu, 14 September 2013

syair, aku, dan isi hatiku

kamu tau apa yang paling aku suka?

syair itu kegemaranku
tak peduli sejauh mana penaku mengalir, muaranya hanya satu
itu kamu...
Ia kegemaranku karena setiap kata yang tersirat membuatku selalu mengingatmu,
sakitnya itu namun tak pernah bisa aku berhenti

syair cintaku tak pernah berhenti menyebut namamu
semua tentang kamu dan cinta,
bahkan setiap sudut goresannya seakan memandang kearahmu

syair cintaku hanya ada potretmu
setiap titiknya ada hati yang t'lah jatuh untukmu
tak tau itu akan berhenti? memikirkanmu, mencerna semua itu rasanya sulit
semakin sakit seolah luka yang enggan mengering

yaa,,, kamu mungkin bisa mencobanya
mencoba rasakan sakitnya aku yang bahkan selalu merindukanmu

Jumat, 06 September 2013

Menjadi Pemimpin yang Dirindukan

Respect itu ketika kesederhanaannya mampu menyejukkan orang-orang yang ada disekelilingnya. Ketika hal-hal kecil yang dilakukannya menempati hati orang-orang yang ada disekitarnya. Ketika orang-orang itu bisa mencintainya dan menghormatinya. Respect itu merupakan hal yang harus dimiliki oleh setiap hamba khususnya dimiliki oleh setiap pemimpin. Namun pada realitasnya, hari ini pemimpin seperti itu semakin sulit untuk ditemui. Entah semakin hilangnya orang-orang baik atau karena orang-orang yang memiliki jabatan dan kekuasaan tinggi menutupi keberadaannya.
Kini hanya tersisa para pemuda dan para orang tua yang berjuang  menggoreskan garis warna dalam membentuk negeri impian. Entah untuk tujuan yang sama atau untuk personal interests atau bahkan untuk kepentingan politik. entahlah, hanya mereka dan Allah yang tahu. Sejujurnya saya adalah seorang yang awam dengan ilmu-ilmu politik dan kepemimpinan. Namun yang saya lihat hari ini pemimpin kita seakan berlomba-lomba serta bangga dengan yang namanya KORUPSI, seorang pemimpin yang gila jabatan, pemimpin yang menjunjung tinggi perang untuk mendapatkan kekuasaan. Sehingga kini, yang terlihat bukan lagi pemimpin yang RESPECT namun pemimpin yang berlomba-lomba untuk melakukan kedzoliman. Namun bukan berarti tidak ada lagi pemimpin yang mampu mempertanggung jawabkan kepemimpinannya kepada rakyat dan juga kepada Tuhan mereka.

Dan inilah tugasku dan kalian sebagai pemuda bangsa untuk menghapus segala kedzoliman yang pernah pemimpin itu lakukan. Berusaha meluruskan niat, menjunjung tinggi nilai-nilai agama, menempatkan kecerdasannya, tegas dalam suatu kebermanfaatan, serta bertanggung jawab  untuk menjadi calon pemimpin bangsa yang mampu mengabdikan diri kepada tanah air. Menjadi seorang pemimpin yang kepemimpinannya dirindukan oleh rakyat yang dipimpinnya. Seorang pemimpin yang kepemimpinannya mampu merangkul dan mengayomi seluruh rakyatnya. Menjadi seorang pemimpin yang dengan tegas menyatakan sesuatu yang salah itu salah dan sesuatu yang benar itu adalah benar. Karena Muhammad SAW sebagai seorang pemimpin ummat pernah berkata ”Demi diriku yang berada di bawah kekuasaan-Nya, kalaulah Fatimah binti Muhammad mencuri nescaya akan ku potong tangannya”. (Riwayat Al-Bukhari dan Muslim. Beliau adalah contoh seorang pemimpin yang tidak pernah membedakan sesama manusia dengan keluarganya, maupun sahabat-sahabatnya. Sesosok pemimpin yang harus ditiru oleh setiap individu yang belajar menjadi seorang pemimpin yang RESPECT. Yang mampu dirindukan oleh orang-orang yang dipimpinnya.

juni 2013

Selasa, 03 September 2013

Lihat diri dan introspeksi lagi

Lihatlah apa yang akan terjadi Esok,,
baikkah??beruntungkah??sialkah??burukkah??
itu semua tergantung perlakuanmu terhadap Rabbmu
karena kamu ngk akan tahu apa yang terjadi besok,
kamu akan mendapat kebaikan dan keberuntungan jika kamu sudah memperlakukanNya dengan baik, begitupun sebaliknya

tapi ingatlah,, milikilah pemikiran positif terhadap Rabbmu
setidaknya berpikirlah bahwa kamu adalah orang yang beruntung
kamu menjadi beruntung karena Dia menjadikanmu hambaNya tanpa kamu meminta
begitupun Dia memberikanmu selimut yang melindungimu dari jahatnya dunia dengan ISLAM
dan menjadikan MUHAMMAD sebagai penolongmu dari kebodohan yang membawa kedalam jurang kemurkaan, tanpa kamu pernah memintanya.

Dan...
lagi-lagi memang harus selalu ingat bahwa tak ada lagi yang dibutuhkan, kecuali hanyalah TAHU DIRI  
karena tanpaNya aku hanya tanda tanya yang tak jelas untuk apa setiap nafasku terbuang
karena tanpaNya aku tak pernah tahu sebenarnya untuk apa perjalanan ini??

Sabtu, 31 Agustus 2013

entahlah, aku sendiri tak mengerti

Pertemuan kita sederhana
Bukan berarti tak bermakna 
Hanya berusaha mencari pena
Untuk mengukir cerita baru bersama

tak banyak berkata bukan berarti tak bersua
juga bukan karena memendam rasa
hanya biar cerita, yang bilang aku cinta 
tanpa perlu harus bicara

Indah cerita bukan karena kita terlena
Bukan berarti mengikis nestapa
Tapi mencoba mengukir kata
Menjadi jutaan cerita penuh warna

biar burung itu menyapa
menyaksikan sucinya cinta
bukan sekedar nafsu belaka
melainkan karena Tuhan Yang Maha Cinta 

*ngk ngerti, mau buat puisi cinta malah kaya pantun.. hehee biarkanlah ^_^

Rabu, 28 Agustus 2013

Mungkinkah aku cukup tahu diri?

Dia menyayangi
Dia mencintai
Dia menemani
Dia memberi
tanpa minta dimengerti
tanpa minta dipuji

Dia tak mengeluh
benar benar tak mengeluh
tentang banyaknya ketidaksyukuran diri
tak pernah mengeluh tentang kemanjaan ini
tentang ketidak tahuan diri
yang selalu meminta tanpa henti

bumi, langit bertasbih untuk-Nya
alam semesta bergemuruh memuji Dzat-Nya
bukan karena mereka dibebani
mereka hanya tau diri
tau diri.. tanpa-Nya mereka tak memiliki arti
bukan sepertiku yang terkadang lupa diri

aku hina, jika Dia menghinakanku
aku fakir, jika Dia tak mengakui keberadaanku
aku sesat, jika Dia tak memberi sepercik iman dalam qalbu
aku lemah, tanpa Dia yang selalu menemani

namun . . .
Dia coba mengerti
Dia juga sabar menanti
tentang keterbatasan diri
dalam mencintai dan mensyukuri
tanpa pernah murka dan membenci

sadarlah diri ini
apa sebenarnya isi hati
hingga kau sulit mengerti
hingga kau sulit menyadari
bahwa hanya Dia yang selalu menemani
sampai akhirnya kau kembali
dalam sempurnanya iman dalam diri