Respect itu ketika kesederhanaannya
mampu menyejukkan orang-orang yang ada disekelilingnya. Ketika hal-hal kecil
yang dilakukannya menempati hati orang-orang yang ada disekitarnya. Ketika
orang-orang itu bisa mencintainya dan menghormatinya. Respect itu merupakan hal
yang harus dimiliki oleh setiap hamba khususnya dimiliki oleh setiap pemimpin.
Namun pada realitasnya, hari ini pemimpin seperti itu semakin sulit untuk
ditemui. Entah semakin hilangnya orang-orang baik atau karena orang-orang yang
memiliki jabatan dan kekuasaan tinggi menutupi keberadaannya.
Kini hanya tersisa para pemuda dan
para orang tua yang berjuang menggoreskan garis warna dalam membentuk
negeri impian. Entah untuk tujuan yang sama atau untuk personal interests atau bahkan untuk kepentingan politik. entahlah,
hanya mereka dan Allah yang tahu. Sejujurnya saya adalah seorang yang awam
dengan ilmu-ilmu politik dan kepemimpinan. Namun yang saya lihat hari ini
pemimpin kita seakan berlomba-lomba serta bangga dengan yang namanya KORUPSI,
seorang pemimpin yang gila jabatan, pemimpin yang menjunjung tinggi perang
untuk mendapatkan kekuasaan. Sehingga kini, yang terlihat bukan lagi pemimpin
yang RESPECT namun pemimpin yang berlomba-lomba untuk melakukan kedzoliman. Namun
bukan berarti tidak ada lagi pemimpin yang mampu mempertanggung jawabkan
kepemimpinannya kepada rakyat dan juga kepada Tuhan mereka.
Dan inilah tugasku dan kalian sebagai pemuda bangsa untuk
menghapus segala kedzoliman yang pernah pemimpin itu lakukan. Berusaha meluruskan
niat, menjunjung tinggi nilai-nilai agama, menempatkan kecerdasannya, tegas
dalam suatu kebermanfaatan, serta bertanggung jawab untuk menjadi calon pemimpin bangsa yang mampu
mengabdikan diri kepada tanah air. Menjadi seorang pemimpin yang
kepemimpinannya dirindukan oleh rakyat yang dipimpinnya. Seorang pemimpin yang
kepemimpinannya mampu merangkul dan mengayomi seluruh rakyatnya. Menjadi
seorang pemimpin yang dengan tegas menyatakan sesuatu yang salah itu salah dan
sesuatu yang benar itu adalah benar. Karena Muhammad SAW sebagai seorang
pemimpin ummat pernah berkata ”Demi diriku yang berada di bawah kekuasaan-Nya, kalaulah Fatimah binti Muhammad mencuri nescaya
akan ku potong tangannya”. (Riwayat Al-Bukhari dan Muslim. Beliau adalah contoh seorang pemimpin yang
tidak pernah membedakan sesama manusia dengan keluarganya, maupun
sahabat-sahabatnya. Sesosok pemimpin yang harus ditiru oleh setiap individu
yang belajar menjadi seorang pemimpin yang RESPECT. Yang mampu dirindukan oleh
orang-orang yang dipimpinnya.
juni 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar