syair itu kegemaranku
tak peduli sejauh mana penaku mengalir, muaranya hanya satu

Ia kegemaranku karena setiap kata yang tersirat membuatku selalu mengingatmu,
sakitnya itu namun tak pernah bisa aku berhenti
syair cintaku tak pernah berhenti menyebut namamu
semua tentang kamu dan cinta,
bahkan setiap sudut goresannya seakan memandang kearahmu
syair cintaku hanya ada potretmu
setiap titiknya ada hati yang t'lah jatuh untukmu
tak tau itu akan berhenti? memikirkanmu, mencerna semua itu rasanya sulit
semakin sakit seolah luka yang enggan mengering
yaa,,, kamu mungkin bisa mencobanya
mencoba rasakan sakitnya aku yang bahkan selalu merindukanmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar