Kamis, 24 Oktober 2013

Allah Rabb-ku, alasan Kenapa Aku Memulai

Bila cinta datang menghampiri, ku coba untuk menahan segala perasaanku. Bukan karena aku tak mau jatuh cinta ataupun takut untuk jatuh cinta.
Cinta itu tidak salah, karena Allah mana mungkin menciptakan sesuatu secara salah..
Cinta adalah anugerah yang Allah berikan kepada manusia bagi mereka yang dapat menempatkannya dengan baik,
Cinta menjadi hina karena mereka sendiri yang menghinakannya
Tapi cinta begitu suci karena mereka juga yang menjadikannya suci..
Kualitas cinta itu diukur bagaimana seseorang menghargai dan menempatkan rasa cinta yang ada pada dirinya itu untuk mereka yang dicintainya.
Banyak dari kita yang mengekspresikan cinta dengan  begitu fulgarnya, kita yang begitu cepat mengambil keputusan bahwa kita mencintainya.. bukan itu sebenar-benarnya cinta.
Mereka yang mampu untuk berfikir panjang tentang apa yang akan ditimbulkan oleh perasaan cintanya,, mereka yang dapat mempertanggung jawabkan atas cinta yang dia punya kepada pasangannya terlebih lagi kepada Allah Sang Pemilik Cinta itulah sebenar-benarnya cinta.
Cinta juga merupakan suatu jebakan yang sangat halus untuk kita, cinta yang tanpa pikir panjang akan membuat kita terjerumus kedalam cinta palsu
Cinta palsu yang datang dari makhluk yang dimurkai-Ny bukan cinta yang dituntun oleh Allah Yang Maha Cinta

Ketika ku melihat lagi tulisan ini, aku mulai tertawa kecil..
Sedikit berantakan memang... tapi dari sinilah aku mulai sadar  menyukai menulis..
Tak apa jika mereka melihat tulisanku jelek tapii aku bahagia karena setidaknya aku tak pernah malu untuk berusaha memperbaikinya
Seorang manusia harus punya passion, begituu katanyaa
 tidak hanya mengikuti alur kehidupan..
Karena itu adalah awal kesuksesan. Tunjukkanlah kepada Allah tentang seberapa keras diri berusaha agar Allah malu jika Dia tidak dapat memberikan apa yang kita inginkan
Tuhan menunda bukan berarti tidak menyayangi,, Tuhan hanya ingin kita belajar
Tuhan ingin kita belajar untuk memperbaiki diri,
Tuhan ingin kita belajar untuk mengintrospeksi diri,
Tuhan ingin mengajarkan bagaimana untuk bersabar...
Sampai sekarangpun saatku menulis ini, aku juga bukan seorang penulis yang handal
Aku masih sama seperti yang kemarin, aku juga masih belajar..
Hingga pada saatnya aku sudah siap jika Tuhan meridhoi dengan apa yang sudah aku kerjakan
Hal-hal kecil yang aku lakukan kemarin,, sekarang,, bahkan nanti,, soal tulisanku aku yakin Tuhan sedang membentuk rencana indahNya memberi kejutan untukku

untuk-Mu Wahai Allah Tuhanku, alasan kenapa aku memulai


________DM_________

Tidak ada komentar:

Posting Komentar