Rabu, 28 Agustus 2013

Mungkinkah aku cukup tahu diri?

Dia menyayangi
Dia mencintai
Dia menemani
Dia memberi
tanpa minta dimengerti
tanpa minta dipuji

Dia tak mengeluh
benar benar tak mengeluh
tentang banyaknya ketidaksyukuran diri
tak pernah mengeluh tentang kemanjaan ini
tentang ketidak tahuan diri
yang selalu meminta tanpa henti

bumi, langit bertasbih untuk-Nya
alam semesta bergemuruh memuji Dzat-Nya
bukan karena mereka dibebani
mereka hanya tau diri
tau diri.. tanpa-Nya mereka tak memiliki arti
bukan sepertiku yang terkadang lupa diri

aku hina, jika Dia menghinakanku
aku fakir, jika Dia tak mengakui keberadaanku
aku sesat, jika Dia tak memberi sepercik iman dalam qalbu
aku lemah, tanpa Dia yang selalu menemani

namun . . .
Dia coba mengerti
Dia juga sabar menanti
tentang keterbatasan diri
dalam mencintai dan mensyukuri
tanpa pernah murka dan membenci

sadarlah diri ini
apa sebenarnya isi hati
hingga kau sulit mengerti
hingga kau sulit menyadari
bahwa hanya Dia yang selalu menemani
sampai akhirnya kau kembali
dalam sempurnanya iman dalam diri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar