Minggu, 01 Desember 2013

Sujud yang lama tak ku kenali

03.30
Malam sunyi.. gemuruh mengisi.. menjadi teman untukku saat ini
Menanti hujan yang belum ingin turun menemani
Mereka menyapaku dalam sujud yang telah lama tak ku kenali
Damai menjadi saksi bahwa lagi-lagi Allah Rabb-ku membuka jalan untukku kembali
Rasa sakit yang sebelumnya menghampiri rupanya cara Allah memanggilku kembali
Dalam sujud yang rupanya benar-benar dirindukan oleh hati
Bukankah luar biasa cara Allah
Menegur bukan dengan perkataan, tapi menegur dengan cara-Nya sendiri
Karena sejatinya musibah, sakit, kegembiraan itu merupakan cara komunikasi Allah dengan hamba-hambaNya
Walau memang sedikit sekali dari kita yang menyadari

Gembira dilewati sendiri
Sedih malah mencari manusia menjadi penyembuh hati
Sakit mencari dokter yang diharapkan mengobati
Bahkan sering sekali mendzolimi kasih sayang yang Dia beri
Bahasa kasih sayang yang begitu indah
Memberi tahu bukan untuk menyakiti
Melainkan mengetuk pintu hati,, menyadari...
Allah Rabb-ku entah, adakah yang lebih baik dari-Mu?
Kurasa semua makhluk tahu jawabannya
Hanya saja manusia sering sekali tak peduli
Allah Rabb-ku entah, adakah yang lebih lalai dari ku?

Pernah terpikir olehku
Bagaimana Dia membisikkan kata rindu
Rindu meminta hamba-Nya mengadu
Mungkin dari sebuah masalah, penyakit, atau mungkin kegembiraan itu sendiri
Yang sebenarnya ingin Allah Sang Rabbul ‘Alamiin tunjukkan

Dari jutaan cara yang Dia miliki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar