Minggu, 12 Januari 2014

friendship

dalam persahabatan, ngk bisa ditentukan siapa  pemimpin dan yang dipimpin (istilahnya "ketua" dan "anggota"). dan persahabatan ngk mencari hal seperti itu. bagi orang yang benar-benar tulus dalam hubungan persahabatannya, mereka tak pernah sedetikpun terbesit hal-hal konyol yang membuat jenjang status diantara pertemanannya karena semuanya sama, sama-sama menjadi pemimpin dan adakalanya menjadi yang dipimpin. bisa dibilang dalam persahabatanlah kita belajar untuk taat kepada Yang Maha Bersahabat dengan cara nasehat & menasehati.
menjadi PEMIMPIN jika kita menemui seorang sahabat melakukan suatu hal yang salah maka tugasnyalah membantu meluruskan kesalahannya itu. menjadi PEMIMPIN ketika tak membiarkan sahabatnya sendiri mengalami masa sulit. karena salah satu ciri pemimpin adalah mereka yang peduli terhadap orang yang ada disekelilingnya.
begitupun menjadi seorang yang DIPIMPIN ketika kita melakukan suatu kesalahan, lalu dia (sahabatmu) menegur kesalahan yang kamu perbuat. menjadi seorang yang DIPIMPIN yang ketika sedang terjatuh maka membutuhkan (sahabatmu) untuk menguatkan. Intinya dalam kamus persahabatan ngk kenal kata EGOIS :)


ngk akan pernah ada habisnya persahabatan yang dijalin dengan keikhlasan untuk saling nasehat menasehati

semoga kita bisa terus menjaga persahabatan yang indah, untuk mendapat kasih sayang dari  Tuhan Sang Maha Indah 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar