Bismillah..
Ketika seorang hamba tak lagi ingat kepada Allah Rabb-nya,, tersesat dalam
kebahagiaan dunia yang terbatas masanya,, ketika hukum Tuhan tak lagi
dihiraukan seolah hanya angin lalu yang bisa di dengar dan berlalu begitu saja,
ketahuilah Tuhan memperhatikan
kelalaian-kelalaian yang seorang hamba lakukan.
Hidup ini pasti sudah kacau jika tanpa-Nya,, bisakah kita bayangkan jika
Tuhan memiliki batas kesabaran dengan Dzat-Nya melihat kerakusan dan
keterlenaan kita terhadap kekayaan dan jabatan dunia yang fana?
Pernah ngk kita berpikir bahwa musibah datang karena kita yang memancing
Allah untuk menurunkan musibah itu sendiri tanpa harus mempertanyakan atau
bahkan menyalahkan-Nya tentang apa yang sedang terjadi?
Entah sadar atau tidak, malah tidak jarang kita mengeluh. “Allah Ya Rabbi
kenapa hal ini bisa terjadi? Apa salah saya?”. Bisakah untuk hal itupun tak
usah mempertanyakannya kepada Tuhan. Padahal kita sendiri tau bahwa kita terlampau sering membuat suatu
kesalahan. Allah ngk pernah salah kasih ketetapan-Nya, yang salah adalah kita (hamba
itu sendiri). coba tanyakan kepada diri sendiri, “sebesar apa dosa yang telah saya lakukan
sehingga Allah menegur saya? ya Allah ampuni”
ketika seorang hamba tak ingat lagi kepada murka Rabbnya, apakah ada rasa
takut terhadap kematian yang akan menjemputnya?. Kematian yang semakin
berjalannya waktu, ia berlari menghampiri usia manusia yang terbatas waktunya.
Mati dan usia itu saling berkejaran. Yang satu ingin berlari
sejauh-jauhnya, tapi yang satunya lagi ingin cepat-cepat menghampiri. Ya... itu
mereka. Tapi kita banyak buta melihat hal-hal yang seperti itu. Mati dan umur
manusia adalah suatu hal ghaib yang diciptakan Allah kepada semua makhluknya.
Semuanya rata. Semua sama, dianugerahi dua keghaiban seperti itu.
Maksiat, dosa dan segala macam bentuk bisikan syetan telah banyak menyebar
dalam diri penduduk bumi. Semoga Allah selalu menjaga kita agar tak terjebak
dan terkena virus syetan ini dalam diri kita.
Ketika seorang hamba tak ingat semuanya, maka kemanakah tujuan hidupnya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar